12 Oktober 2012

Harapanku Untuk PLN

Bila malam hari tiba, rumahku akan menjadi gelap tanpa ada listrik. Masih lekat dalam ingatan tentang cerita ibu jaman dulu kalau malam hanya ditemani sebuah lampu uplik/sentir untuk menerangi seluruh ruangan rumah. Lampu minyak itu menghasilkan jelaga (angus) yang bisa membuat dinding, atap, maupun lubang hidung menjadi hitam. Dulu juga bapak menerangi tumpukan kerjaanya dengan lampu minyak. Betapa gelapnya ketika itu. Saat dimana listrik belum menyapa rumah kami.

Namun sekarang saya dan seluruh warga bisa bernafas lega. Dulu kita yang harus berteman dengan gelap malam dan temaram cahaya lampu sentir sekarang sudah ada listrik. Tentu kita  wajib berterima kasih dengan adanya PLN (Perusahaan Listrik Negara). Tanpa ada PLN mungkin malam kita akan tetap gelap. Kita tidak bisa leluasa belajar dimalam hari, tidak bisa menonton tv, atau bahkan kita masih merasakan lubang hidung menjadi hitam karena jelaga dari lampu sentir.Tak bisa dipungkiri listrik memang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Di era sekarang ini, apapun kita menggunakan listrik. Mulai dari memasak, mencuci, bahkan fasilitas umum pun juga memanfaatkan listrik. Tak terbayangkan bagaimana nasib teman kita di pedalaman yang belum menikmati listrik.

Ketika saya membaca "Manajemen PT PLN (Persero) telah menegaskan komitmennya untuk menjalankan praktek penyelenggaraan korporasi yang bersih dan bebas dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme, sekaligus menegakkan Good Corporate Governance (GCG) dan anti korupsi dalam penyediaan tenaga listrik bagi masyarakat. PLN berkehendak kuat untuk membangun sistem yang baik dan bisa menangkal praktek korupsi. Jika sistem yang baik itu bisa dibangun dan berjalan dengan baik pula, maka akan bisa menangkal praktek-praktek korupsi." Terlintas dalam benak saya bahwa ini adalah sebuah komitmen hebat yang wajib didukung.Mengapa begitu? jika kita lihat berapa banyak kerugian yang diderita negara akibat korupsi memanglah memprihatinkan. Jangankan untuk memenuhi kebutuhan rakyat, oknum-oknum korup akan kipas-kipas tanpa peduli bagaimana rakyat dengan rutin mengantri di loket PLN untuk membayar tagihan listrik.

Saya memiliki harapan kecil untuk PLN agar kedepannya menjadi lebih baik lagi dalam melayani masyarakat, diantaranya :
  • Kurangi Pemadaman Listrik
Ya, rasanya kecewa sekali kalau listrik tiba-tiba mati. Saat mengerjakan pekerjaan kantor atau saat jam-jam anak sedang belajar malam. Pasti terucap kata "gimana ini PLN, sudah bayar listrik masih ada pemadaman listrik! rakyat yang rugi PLN yang untung!". Kalaupun ada pemadaman listrik setidaknya perlu ada pemberitahuan lebih dahulu. Baik itu lewat pengumuman di masjid atau mobil PLN yang menyusuri setiap sudut desa.

  •  Pelayanan Publik yang Transparan
Sering kita menuntut birokasi sebuah perusahaan untuk jujur, transparan dan anti korupsi. Maka dari itu dalam sistem pelayanan masyarakat, saya harapkan PLN mau dan sudi untuk bersikap lebih transparan lagi. Supaya apa? supaya rakyat tahu alur pelayanan bagaimana, biaya yang mesti ditanggung tahu rinciannya. Kalau bisa bersikap transparan, saya rasa dapat meminimalisir tindakan korupsi. :)

  • Listrik Masuk Desa Pedalaman
Gencar sekali program listrik masuk desa, dan itu semua sudah terlaksana dengan baik. Saya berharap apa yang bisa dirasakan masyarakat di desa-desa yang sudah mendapatkan listrik bisa dirasakan pula bagi saudara kita yang ada di desa pedalaman. Jika listrik sudah merata saya rasa pembangunan negara ini juga dapat berjalan dengan lancar. Mereka yang ada di pedalaman dapat merasakan indahnya ada listrik disekitar mereka.

  • Dapat memanfaatkan energi alternatif
Sejauh ini kita ketergantungan dengan bahan bakar fosil, seperti yang kita tahu sekarang sudah mulai menipis. Harapan saya, PLN dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk memaksimalkan dalam penggunaan energi geotermal dan pembuatan kincir angin di sekitar pantai. Mengapa energi geotermal? Karena energi alternatif ini belum dimanfaatkan dengan baik. Sejauh ini hanya sekedar menjadi wacana saja. Energi geotermal merupakan energi yang dibangkitkan dari panas yang tersimpan di bawah permukaan bumi. Sumber energi ini merupakan salah satu alternatif yang diharapkan dapat menyelesaikan ketergantungan dunia terhadap bahan bakar fosil. Kincir angin di sekitar pantai untuk apa? Kita tahu di pantai banyak sekali angin, kita bisa memanfaatkan angin itu untuk memutar kincir yang sudah di set dengan turbin sehingga dapat menghasilkan energi listrik. Jika dapat memanfaatkan energi alternatif, berapa banyak kita bisa menghemat energi fosil, bukan?


Semoga apa yang menjadi harapan saya dapat dipertimbangkan bagi pihak PLN. Tentu semua kembali lagi dalam hati nurani setiap manusia untuk ikhlas melayani. Jika kita ikhlas melayani, ikhlas dalam memberi dan tetap komitmen untuk negeri saya kira PLN dapat mengedepankan praktek penyelenggaraan yang bersih dan bebas korupsi. Semoga bermanfaat dan sukses untuk PLN dan negriku!



salam saya :)

17 komentar:

  1. yups, semoga pln makin sukses, dengan mengedepankan pelayanan yang baik untuk konsumennya..

    artikelmu bagus, blogmu keren ^_^ salam kenal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oke terimakasih ya :)

      salam kenal juga :)

      Hapus
  2. semoga kedepan pelayanan PLN bisa lebih baik lagi ...
    linknya udah terpasang d blog rollku ...
    Thanks ya ...

    BalasHapus
  3. Semoga harapannya bu guru dibaca sama PLN dan pemerintah supaya mau melancarkan anggaran untuk memperbanyak pembangkit2 listrik di indonesia, jd ga ada pemadaman bergilir lagi krn kurang daya ya hehehee
    Good luck, semoga menang :)

    BalasHapus
  4. Bila ingin suatu perubahan besar maka suatu pesero akan mengalami kritik dan saran yang membuat SDM para keluaraga besarnya dan masyarakatnya untuk lebih banyak memberikan hal positif dan membangun. Semoga upaya sederhana ini bukan hanya banyak yang terucap, namun lebih banyak di praktekkan oleh semua pihak yang terkait.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah's Blog

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin..amin,,,semoga pln bisa lebih baik lagi :)

      Hapus
  5. Pelayanan pada masyarakat memang seharusnya ditingkatkan. Jangan hanya peningkatan biaya rekening listrik saja. Kalau masih sekitar itu2 juga apalagi pemadaman makin sering, mungkin wacana adanya layanan listrik swasta perlu dipikirkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip..harus ada kerjasama dari berbagai pihak ya tentunya :)

      Hapus
  6. saya pernah mengalami bu guru masa saat masih menggunakan lampu teplok dulu.

    Hmm, kalau tadi harapan buat PLN. kita juga harus mau berbuat sesuatu dong buat listrik, yaitu menggunakan listrik dengan bijak sesuai kebutuhan

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju banget mas los......harus ada tindakan dari masyarakat juga :)

      Hapus
  7. harapan bu guru harapan kita semua tentunya

    BalasHapus
  8. uplik/sentir = dian (didaerahku) jadi inget masa kecil waktu belum ada Listrik masuk desa. Nyetrika make arang bakar, kepanasan baju rusak, asap ngepul dikamar, mata merah [lah ko melu curhat] tapi Klo aku lebih setuju jalanan dipelosok itu bagus dari pada listik masuk desa.

    BalasHapus
  9. Informasinya menarik sob... Semoga program Good Corporate Governance yang di canangkan PLN dan juga menjadi keinginan kita semua benar - benar teraplikasi dalam pelaksanaannya ya.. sob... Keinginan kita untuk PLN guna menjadi perusahaan BUMN yang bebas dari korupsi melalui progrmanya semoga bisa terwujud. Amien.. Salam sukses sob.

    BalasHapus
  10. Aku seneng dengan poin tentang energi alternatif... :)
    Semoga bisa menjadi referensi PLN untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya... :)

    Ditunggu kunjungan balik dan komentarnya yaa.. :)
    Silakan di http://www.nuzulromadona.com

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)