10 Februari 2014

Tentang Jerawat dan Sex

gambar diambil disini
Saya terlibat dengan percakapan yang membuat grogi dan bingung untuk menjelaskannya kepada mereka. Berawal dari Amel yang terlihat ada jerawat 1 biji di pipinya. Bagi teman-temannya jerawatan identik dengan memikirkan pacar. Nah, ini percakapan siang itu di kelas disela pelajaran bahasa Indonesia. Nggak nyambung ya sama pelajarannya...hihihihi. Biarlah!
***

Ganisya : "benar bu kalau jerawat itu mikirin pacar?"
Guru : "kata siapa nak? ibu juga ada jerawat, lho"
Mamat : "Berarti ibu mikirin pacar juga?"
Nina : "kan Bu Chela belum punya pacar, iya kan bu?" 
Saya : (cukup tersenyum sedikit saja,,, Nak, itu nyesek nak T_T *di sisi lain anak-anak tertawa dengan riang)
Ganisya : "udah jangan nanya terus, biar dijelasin bu guru"
Saya : "Nah, sekarang kasih ibu kesempatan menjawab ya. Jerawat itu bukan karena mikirin pacar, bisa jadi memang karena kondisi wajah yang sensitif, atau bahkan karena faktor hormonal."
Teguh : "Hormon itu apa bu?"
Saya : (mikir lamaaaaa sekali karena bingung menjelaskannya)
Rosida : "Hormon itu zat yang ada di tubuh ya bu?"
Saya : "iya nak, dan itu di hasilkan oleh organ tubuh yang ada di dalam."
Rosida : "Kalau hormonnya udah ada berarti itu udah pubertas ya bu?"
Saya : "Pubertas itu artinya apa? Pubertas itu kan dimana organ reproduksi dalam tubuh manusia mengalami perkembangan "
Mamat : "iya bu saya pernah baca, nanti kalau laki-laki tumbuh kumis sama jakun. Terus katanya buku kalau perempuan udah puber dadanya membesar ya bu?"
Saya : "benar sekali, nah dimasa-masa puber nanti juga kebanyakan pada muncul jerawat"
Ganisya : "Berarti kalau puber juga kayak ibuk saya ya  bu tiap bulan pakai pembalut"
Saya : "Maksudnya menstruasi ya?"
Ganisya : "Iya bu, yang perempuan kalau lagi gitu nggak dibolehi solat itu lho. Ah jijik ah..."
Saya : (tersenyum) "bukan hal yang menjijikkan kok nak, pada akhirnya nanti kalian harus tau tentang apa itu pubertas, reproduksi, dan sex"
Eko : "Sex itu apa bu?"
Saya : (gelagapan dan garuk-garuk kepala) "Sex itu adalah....."
Ganisya : "yang kata orang-orang video saru itu ya bu?"
Saya : (kaget) "kamu sudah pernah lihat video begituan?"
Ganisya : "Enggak bu, saya denger mereka lagi ngomong-ngomong video gituan katanya banyak di internet"
Saya : "Oke jadi gini ya nak, Sex itu sudah seperlunya kalian ketahui dari sekarang. Karena memang banyak sekali kejadian di sekitar kita dikarenakan kurang paham tentang sex. Bu guru tekankan disini bahwa ketika kalian sudah mengalami masa pubertas disitulah organ reproduksi siap untuk dibuahi. Baik laki-laki dan perempuan harus bisa benar-benar menjaga diri. Ada bagian di tubuh yang bisa disentuh bahkan ada juga bagian yang sangat dilarang untuk di sentuh sebelum kalian menikah nanti."
Ganisya : "jadi belajar tentang sex itu nggak saru ya bu?"
Saya : "Ya enggak, justru anak-anak harus dibekali dari sekarang biar gak salah persepsi dalam pergaulan kalian kedepan. Hati-hati ya nak dalam bergaul. Jaga diri kalian, bertanyalah kalau kalian masih belum tahu."

Serempak mereka menjawab "Siap buk!!!", dan kemudian mereka ribut dengan bahasan tadi. Mungkin masih belum mengerti namun ada satu anak yang nyletuk "hati-hati yang punya hape bisa buat internet. Jangan buka yang saru lho ya"

***
Jujur, saya bingung bagaimana menjelaskan tentang sex ke mereka. Menjelaskan sesuai dengan porsi pikirnya tentunya. Adakah yang bisa membantu saya bagaimana cara yang bisa saya lakukan agar mereka tidak berfikir yang terlalu jauh? Yah, kritis memang tapi itulah serunya jadi guru. Hahaha.... Komentar saya tunggu ya ^_^ Thanks semuaaa..

salam saya 



18 komentar:

  1. Sex adalah ... Laki-laki dan Perempuan ... serta hubungan diantara keduanya
    Yang perlu ditekankan adalah "Sex" itu bukan melulu "Hubungan Sex"

    Bahwa laki-laki dan perempuan itu berbeda
    Berbeda anatominya
    Berbeda organnya
    Berbeda fungsinya
    Namun satu sama lain saling mengisi - melengkapi dan saling menghormati
    Sesuai fitrah masing-masing

    Penjelasan kamu saya rasa masuk diakal ... tidak terlalu jauh
    Masih bisa dicerna oleh mereka

    Salam saya Cheil

    (10/2 : 14)

    BalasHapus
  2. Jaid bu guru lagi mikirin siapa nih :)

    BalasHapus
  3. Sex itu ya laki laki dan perempuan, saya setuju dengan Om NH..

    cuma, memang kadang.. kalau menjelaskan ke anak2 itu jangan pake bahasa intelek, kecuali memang mereka sudah mengerti tentang bahasa2 tersebut..
    hehhee...

    BalasHapus
  4. Hm, tidak gampang memang menjelaskan tentang sex [bukan dalam arti jenis kelamin ya] kepada anak2 yang masih usia SD kelas 4 kebawah. Diperlukan pemilihan muatan dan kosa kata yang tepat untuk memulai dan mengajak mereka mengerti. Coba googling tentang menjelaskan sex bagi anak-anak secara tepat, kayaknya ada deh Cheil. :)

    BalasHapus
  5. Hahahaha.....
    percayalah.. aku juga pernah mendapat pertanyaan serupa. bahkan ketika aku dan mas Indra di kamar, Destin berkata, "Mama papa masih pacaran di dalam?" wkwk......

    BalasHapus
  6. Nak, jerawat itu bisa juga keluar karena jenis kulit yang berminyak. Karena jenis muka Ibu berminyak makanya jerawatan hehe..
    Chel percaya deh sekali bahas begini, besok-besok pasti ada yang nanya lagi, dan pertanyaannya lebih rumit lagi. Buruan gih baca buku tentang wanita biar ada amunisi kalau ditaya begitu lagi :D

    Nek, Bu Guru ini masih kecil jangan tanya macam-macam ya sama Bu Guru, nanti mundhak ngelu sirahe Bu Guru :D

    BalasHapus
  7. hihihi,, muridnya hebat,sekali nanya bsa bikin bingung bu gurunya,,
    seringkali saya baca pada satu majalah yang menerbitkan artikel tentang pro kontra tentang edukasi sex dan ternyata para pakar juga kelabakan saat menghadapi situasi seperti ini,, cayoo bu guru

    BalasHapus
  8. hahaha... anak yang cerdas. harus lebih hati hati menjelaskan tentang sex agar tidak salah persepsi

    BalasHapus
  9. gelapan sendiri ya mbk musuh anak SD hehehe....setuju banget sama komen om NH...sukses ya bugulu^^

    BalasHapus
  10. Jadi inget kemarin anakku yang laki-laki tanya tentang mimpi basah. Pdhl bari kelas 2 SD

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  12. Wah repot juga milih kata2 yang tepat untuk menjelaskan tentang sex dg porsi yang tepat pada anak2 sesuai dg usia mereka ya Mak.

    BalasHapus
  13. Membaca cerita di atas... rupanya anak2 sudah dapat banyak informasi dari luar seputar sex ya Mak?

    BalasHapus
  14. Sepakat sama Om NH juga. Pada dasarnya sex itu adalah jenis kelamin ^_^

    BalasHapus
  15. hehehe, pertanyaan anak-anak memang unik, gurunya harus bisa jawab dengan mudah ya :D

    BalasHapus
  16. Suka sama gurunya (kalo dekat, mau deh anak2 saya diajar sama bu guru) dan suka sama kepolosan anak2 ini (apalagi di bagian yang menuduh bu guru gak punya pacar hihihihi) :D

    BalasHapus
  17. Menjelaskan sex kepada anak-anak tidak tabu asal disesuaikan dengan usia mereka, tak perlu secara rinci bagaimana melakukannya. Jelaskan anatomi tubuh cowok dan cewek secara umum saja.
    Kalau makan kacang bisa berjerawat, jerawat itu mikiran pacar mugmin hanya mitos ya
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  18. Penyederhanan kalimat sex bisa di mulai dari jenis kelamin anatara laki-laki dan perempuan, dan dari situ bisa ko Mba kita membahasa kewasaan dari jenis biologisnya di anatara keduanya. Tanpa menyinggung perilaku yang tabu untuk seumuran mereka. Seperti kasih sayang antara ke dua orang tua mereka contohnya.
    Kalau itu sih dari pengalaman saya loh..... mungkin dari teman-teman ada yang bisa menjelaskannya lebih baik lagi bahasa penyampaiannya.

    Salam

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)