Edited by Chela. Diberdayakan oleh Blogger.

Untuk Lelakiku...

Lelakiku...

Entah kamu membacanya atau tidak, lewat tulisan ini aku ingin menyampaikannya. Aku tak biasa mesra bahkan menyusun kata puitis pun aku nggak mampu. Hanya saja aku memang tak pandai untuk berbohong apalagi menyangkut perasaan. Mungkin kamu menganggap aku lebay, perlu kamu sadari memang aku lebay tapi aku punya cara sendiri untuk mengungkapkan rasa sayangku.

Menikmati Kehamilan Pertamaku


Jika ada pepatah yang mengatakan “Rencana manusia tak seindah rencana Tuhan dalam diri kita." Segudang rencana indah bisa kita susun dengan rapi tapi sekejap pula tiba-tiba bisa berubah bahkan bisa dikatakan batal. Karena sebagaimana makhluk ciptaanNya, kita ini adalah wayang, dan Tuhanlah sutradaranya.

#CurhatanRasa Masakan Pertamaku

Sebelum menikah dulu saya memiliki sederet impian salah satunya jadi istri yang dicintai suami dan jadi koki hebat buat anak-anak. Lha yang jadi masalah adalah saya belum pinter masak bahkan masuk dalam kategori nggak bisa. Salah saya sendiri sih kurang akrab dengan dapur. Paling ke dapur kalau mau masak mie instan, goreng telur, atau rebus air. Kalaupun ibu masak paling cuma bantu potong-potong aja. Imbasnya adalah sebelum menikah saya minder untuk urusan memasak. Ditengah kegalauan persiapan pernikahan pernah saya ngomong ke calon suami saat itu "mas, maaf aku belum bisa masak", saya pikir si mas akan berubah pikiran dan mencari wanita lain yang pinter masak tapi jawabannya sih bikin nyes juga dihati. Singkat dan masih saya ingat sampai sekarang "nggak apa-apa, nanti kan pelan-pelan sambil belajar." ihir!!!!!!!!! akhirnya saya jadi di nikahin. hahaha....