16 Juni 2015

Bagi Rapor Kemudian Libur, Yes!!!

momen kartinian 2015
Nggak kerasa ya libur sekolah tinggal menghitung jam aja. Secara besok disini sudah penerimaan rapor. Artinya anak-anakku kelas 5 waktunya berpisah sama bu guru. Jadi sedih deh, ngaku banget kalau selama pembelajaran ini banyak sekali waktu yang tersita buat diri sendiri. Ya macam persiapan pernikahan, belum lagi tugas-tugas mendadak suruh ke kantor dinas, sampai harus ga konsen karena kehamilan di trimester pertama waktu itu. Tiba-tiba pusing trus mual. Hadeh...


Secara keseharian saya itu guru cerewet dan galak, tapi entah kenapa justru anak-anak jadi dekat dengan saya. Seneng sih, tapi melow juga waktu tadi siang saya menyampaikan kata-kata perpisahan buat mereka. Intinya ya ibu minta maaf kalau selama ini banyak salah, sering marah-marah, kadang sempet jewer telinga kalau ada yang nakal, sering ninggalin kelas. Eh... suara bergetar dan nggak taunya mewek dan anak-anak jadi ikutan mewek. Bu guru lebay? Gapapa lah memang itu ga pakai skenario.

Tadi sih anak-anak sudah dibilangi kalau besok orang tua jam delapan pagi diharapkan datang ambil rapor. Ini kesempatan emas buat bu guru melaporkan hasil belajar selama satu tahun ini. Ya, setidaknya biar orang tua juga ikut mengevaluasi sejauh mana anaknya menyerap ilmu dari gurunya. Nggak cuma pasrah aja "pokoknya saya nurut aja mau digimanain anak saya", orang tua seperti itu udah banyak tapi masa iya masih cuek-cuek aja sama pendidikan anak?. Ya kalau hasilnya bagus paling kata-katanya gini buat gurunya "makasih ya bu sudah membimbing anak saya selama di kelas lima". Nah kalau hasilnya nggak bagus atau bahkan nggak naik kelas? "Bu gurunya bisa ngajar nggak sih? Blablablablabla" hahahaha... mau nggak didengerin juga gimana gitu kan. Ya sudah nasib bu guru. Masih mending kalau dapet bingkisan perpisahan kenaikan kelas, kan. Hahaha *ngarep*

Ada beberapa hal sih sebagai catatan bu guru buat anak-anak. Ada catatan hijau yang isinya hasil belajarnya bagus dan secara sikap keseharian juga bagus, ada catatan kuning ya hasilnya standar dan keseharian juga kadang nakal kadang nurut, ada juga catatan merah khusus untuk anak yg prestasi belajarnya turun dan secara sikap keseharian suka bikin ulah. Empat belas anak dengan karakteristik dominan kinestetik rasanya susah bikin anak-anak anteng kecuali kalau tugas menggambar. Bel pulang aja nggak peduli. Hahahaha...

Buat anak-anak silahkan dag dig dug nunggu hasil belajarmu besok pagi ya. Apa yang sudah ibu berikan dan bersama-sama kita pelajari selama ini semoga bermanfaat bagi kalian. Selamat berlibur semester dan menyambut bulan suci ramadhan. Oh ya  liburan ini kan agak panjang, jangan sampai lupa persiapkan alat-alat sekolah seperti buku, pulpen, tas, sepatu, atau seragam. Kenapa bu guru ingatkan sekarang? karena libur kali ini bertepatan dengan lebaran jadi ya takutnya malah petasan atau kembang api yang disiapin. xixixixi.

Sampai ketemu besok di penerimaan rapor semester genap tahun ajaran 2014/2015 ya... 

10 komentar:

  1. saya naik kelas nggak Bu Guruuu :D

    BalasHapus
  2. Begitulah suka-dukanya guru...'pahlawan tanpa tanda jasa' :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak sukanya..xixixix..yg penting disyukuri saja

      Hapus
  3. Cara yang bagus untuk bagi-bagi rapor atau mengumumkan hasil ujian.
    Dengan cara ini maka anak2 diingatkan akan busana Indonesia.
    Selain itu tak akan ada aksi corat-coret pakaian
    Salam sayang selalu dari Jombang

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenarnya itu foto waktu kartinian sih dhe.hahahaha

      Hapus
  4. Asyiik... bu guru libur :)

    BalasHapus
  5. sampai ketemu lagi bu guru :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ketemu di tahun ajaran baru ya mbak..xixixixi

      Hapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)