Edited by Chela. Diberdayakan oleh Blogger.

Alternatif Bingkisan Untuk Lebaran

parselan
Lebaran tinggal menghitung hari. Nggak kerasa bulan ramadhan kali ini berjalan begitu cepatnya. Suasana baru, kebiasaan yang harus dilakukan juga baru, bahkan kali ini puasa saya terasa sangat spesial karena ditemani si calon bayi. Sudah siapin apa buat lebaran? Baju baru? Mukena? Atau siapin bingkisan buat orang tua, mertua, bahkan sanak saudara? Meskipun sibuk dengan persiapan lebaran semoga ibadah puasanya tetap lancar ya.

Entah siapa yang dulunya menerapkan kalau lebaran itu ada THR (dan pastinya ditunggu banyak orang termasuk saya), baju yang baru, bahkan saling berkirim bingkisan atau parsel. Seperti halnya saya yang memang lumayan sering menerima parsel dirumah (ditujukan buat bapak sih) jadi dipikiran saya lebaran identik dapat parselan. Hahaha... 

Dari bapak masih dinas sampai pensiun alhamdulillah rejeki parselan itu adaaaaa aja datangnya. Kenapa saya ngomongin parselan? Jadi begini, sudah mainstream sekali kan kita menerima parsel / bingkisan berupa roti-roti dan sirup. Ternyata dari apa yang saya temui dan beberapa obrolan dari teman-teman ada alternatif model parselan lain yang bisa kita berikan ke orang-orang terdekat. Mau tau?

1. Bingkisan pakaian 

Baju baru di hari raya? Beli? Kalau mau kasih juga bisa. Nah kalau untuk model parsel/bingkisan pakaian ini alternatifnya ya baju-baju muslim kayak baju koko ataupun gamis. Bisa juga selain baju mukena, sajadah, dan peci bisa jadi pilihan kalau kita nggak mau ribet dengan urusan makanan. Yang perlu diperhatikan jika kita mau kasih parselan pakaian kita harus tahu ukuran pakaian si calon penerimanya. Sayang udah dibeliin tapi kalau kekecilan atau kedodoran. Dan dijamin anti basi kalau pilih parselan ini.


2. Bingkisan Toples

Kalau dimeja ada toples tempat makanan yang lucu-lucu biasanya kita beli jauh hari kan ya. Bisa jadi nih kita ngasih parselan yang isinya toples-toples cantik. Selain bisa dimanfaatkan dikemudian hari dan tertata rapi di meja saat hari raya, itung-itung bisa jadi koleksi lemari gerabah kita kan. Dan kalau untuk parselan ini sama dengan bingkisan  pakaian dijamin anti basi dan kadaluarsa.


3. Bingkisan Sembako 

Ini nih yang paling umum, bingkisan sembako. Kenapa? Kalau menurut pendapat saya umumnya untuk urusan makana roti-roti kaleng itu hampir jarang yang suka. Menyiasati agar tidak mubadzir bisa kita pilihkan bahan-bahan sembako seperti gula, minyak goreng, teh, susu, kopi, dan lain-lain. Atau bisa juga tetap kita selipkan sekaleng roti gitu.


4. Bingkisan Bahan Mentah

Bahan mentah? Contohnya apa? Tahu kan emping melinjo, kacang, emping clerut, sampai kacang mete. Nah bisa juga kita pilihkan bahan-bahan mentah itu sebagai bingkisan jelang lebaran. Mungkin ini agak repot bagi si penerimanya karena nantinya harus mengolah bahan mentah itu tadi. Tapi setidaknya justru meringankan kita saat berbelanja dan pengemasannya. Catatan kalau mau ngasih berupa bahan mentah  ini adalah di cek dulu kualitasnya. Bagus atau tidak, stok lama atau stok baru jadi tetap aman jika dikonsumsi.


Dari keempat alternatif bingkisan/parselan tentunya setiap orang punya selera masing-masing. Yang jelas kalau nggak mau ribet bisa juga beli langsung yang sudah lengkap dengan bungkus dan keranjangnya. Atau bisa jadi beli di toko kelontong atau istilahnya kulakan nanti bisa kita atur sendiri masalah pengemasannya agar tetap cantik. Sebenarnya untuk urusan bingkisan atau parsel ini tidak wajib bagi setiap orang. Jika kita ada rejeki lebih nggak ada salahnya kan untuk ngasih ke orang-orang terkasih. Nggak cuma berupa bingkisan/parselan, kita bisa mensiasati dengan memberikan uang jajan alias salam tempel dan itu biasanya jadi momen yang ditunggu oleh anak-anak kecil.

Memberi atau tidak bukan satu masalah, yang terpenting dari lebaran adalah bukan baju baru sampai parselan seharga langit. Tapi silaturahmi itulah yang harus kita tanamkan, siapkah hati yang bersih untuk menyambut bulan suci yang tinggal menghitung hari. Bagi kalian yang sedang menyiapkan parselan saya ucapkan selamat menyiapkan ya. Dan selamat berpuasa.

12 komentar

  1. SSemua bingkisan nya aku suka kecuali bingkisan toples... gak gguna mnrtku..hehhee..kecuali kalo ada isi kuenya..hmmm...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Teteup yaaa toples berisi kastengel aatau nastar

      Hapus
  2. 2 minggu ini aku mondar-mandir ke supermarket buat pengadaan bingkisan lebaran utk kantor. Yang susah itu ngepasin isinya biar pantes sementara harga sudah beda dr tahun lalu. Isinya jadi berkurang

    BalasHapus
  3. kalo saya ga pernah kirim parsel, justru dikasih terus (dari kantor sama relasi)
    isinya yang paling suka itu kayak cokelat, walfer, dan cemilan :)

    BalasHapus
  4. Saya biasanya dapet parsel bukan ngasih :D

    BalasHapus
  5. aku sih dapet biasanya parsel chel

    BalasHapus
  6. skrg ini memang banyak ide membuat parcel ya, bukan hanya melulu berisi makanan

    BalasHapus
  7. Aku terima bungkisan apa aja kok hehehe... Yang pasti kalau sudah lebaran semua asyik ajaaa 😇😇😇

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)