Edited by Chela. Diberdayakan oleh Blogger.

Bersiap UKG 2015

credit: google
Saat ini  guru di seluruh Indonesia lagi sibuk. Atau mungkin sebagian sudah melaksanakan program yang diadakan oleh pemerintah. UKG a.k.a Uji Kompetensi Guru yang kemunculannya mendatangkan pro kontra tersendiri bagi beberapa pihak. Lah, saya malah tahu kalau tahun ini ikut UKG dari teman guru. Maklum saat cuti saya benar-benar off soal kerjaan. Barulah ketika masuk sekolah saya mulai mempersiapkan untuk UKG. Sepemahaman saya UKG ini hanya diikuti oleh guru PNS, tetapi ternyata tidak. Bisa diikuti guru non PNS asal memiliki nomor NUPTK atau Peg ID. Tapi kenyataan di lapangan tidak semua yang memiliki Peg ID bisa ikut UKG. Mungkin ikut di UKG yang akan datang.


Rasanya UKG semacam ujian nasional bagi para guru. Memang sih tujuan diadakannya UKG untuk pemetaan sejauh mana kompetensi guru di Indonesia. Tapi tak jarang bahkan kehebohan terjadi di sekolah saya. Ada yang sibuk nanya soal kartu peserta UKG lah, kisi-kisi soal lah, conth soal UKG tahun-tahun kemarin lah, ikut try out pelaksanaan UKG lah, sampai nih ya pemandangan yang setiap hari terjadi di kantor  yang biasanya gak pernah nyentuh laptop lagi getol-getolnya belajar laptop secara UKG 2015 kan diadakan secara online. Hihihihi.

Saya sendiri malah bingung mau dipelajari dari yang mana dulu. Kebetulan tes UKG saya besok tanggal 18 November dan kedapatan jatah jam 13.30 – 16.00 wib di SMKN 2 purwodadi. Sampai saat ini cuma belajar sambil lalu aja sih. Hahaha,, bukanya apa memang karena udah bingung duluan mau belajar dari mana dan ngebayangin nanti soalnya seperti apa modelnya. Kalau memang penggolongan tesnya berdasarkan kelas yang diajar (kelas atas dan kelas bawah) saya dapat kelas atas dengan bobot pelajaran yang lumayan lah. Kalau matematika ada FPB KPK, PKN ada soal system pemerintahan, IPS yang sangat njelimet soal sejarah kerajaan Hindu Budha dan Islamnya sampai perjuangan melawan penjajah. Kalau IPA sih favorit banget, kelas tinggi materi IPA nya masih bisa dijangkau. Lah kalau bahasa Indonesia saya lemah di peribahasa. Duh bu guru ini kebanyak mainan social media aja sih. Hahaha…

Ada guru yang nyletuk “selesai UKG ada tindak lanjut apa dari pemerintah?” dan kalau dipikir-pikir memang rasanya hanya ujian-ujian aja tanpa ada tindakan setelahnya. Tapi sebuah pencerahan datang dari bapak menteri pendidikan dasar nasional, Pak Anies mengatakan bahwa UKG ini sebagai cerminan para guru tentang kompetensi mengajarnya. Oke , disini saya paham bahwa sejauh mana kecakapan guru mengajar diukur lewat hasil UKG. Diharapkan dengan adanya UKG 2015 ini ada perubahan dalam pribadi guru Indonesia dengan melihat kompetensi yang sudah dicapai. Koreksi diri dan menjadi guru yang lebih professional lagi. Hemm,,, wiyata bakti juga harus professional berarti ya.


Ah, semangat belajar buat UKG aja deh, setidaknya saya juga berperan dalam mencerdaskan anak-anak Indonesia dan lewat UKG ini saya harus ada perubahan menjadi guru yang lebih baik lagi. Teman-teman doakan saya ya semoga bisa ngerjain soal UKG 2015.

bapak ibu guru yuk persiapkan diri sebaik mungkin buat ikut UKG 2015 ini ya!!! SEMANGAT!!!

7 komentar

  1. semangaaat ya Cheiii...semoga semua lancar dan luluuus :)

    BalasHapus
  2. semoga ujiannya berjalan lancar dan hasilnya lulus, amin..

    btw ukg untuk guru di kementrian agama belum ada yah mbak? suami saya belum mendengar adanya ukg ini..

    BalasHapus
  3. Semoga lolos Tes UKG ya Mak :)
    amin

    BalasHapus
  4. Semoga lancar, Chei...
    Kalau butuh kisi-kisi bisa download di gtk.kemdikbud.go.id
    selain dari laman resmi tersebut, kemungkinan hoax :)
    Oiya, UKG ini tidak ada kriteria lulus dan tidak lulus, tetapi peta kompetensi ada di grade berapa. InsyAllah akan ada tindak lanjut berupa pelatihan atau pendampingan dgn pemberian modul.
    Yang terpenting adalah positive mind, dan semangat perbaikan dari semua pihak.

    Wiyata bakti juga guru kan? Tinggal pilih, mau jadi guru profesional atau seadanya saja :)

    Salam.

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)