21 Februari 2016

5 Alasan Perlunya Alat Peraga Saat Mengajar


"Kenapa sih bu kami selalu disuruh bawa peralatan ini itu dari rumah?"

Adhita yang sedari tadi main spidol di papan tulis tiba-tiba mengagetkan saya yang asyik dengan tanda titik di buku absen siswa.

"Memangnya kenapa kalau disuruh bu guru bawa banyak peralatan dari rumah?"

Rutinitas membuat tanda titik di daftar absen terhenti dan pandangan beralih ke wajah ayu Adhita. Ini anak kalau udah ABG pasti jadi kembang desa deh. Ahak!

"Udah capek, berat, kadang kalau mau bawa barang ini dirumah gak ada trus harus cari bahkan beli."

Dan anak kelas 4B ini udah pinter bikin alasan. Heduwh....


"Hmm... gini deh...kalau banyak bawa gitu belajarnya gimana?"

"Banyak praktek sih bu, jadi gak ngantuk dan seru."

"Nah......!!!!"

Tanda titik di buku absen akhirnya saya campakan begitu saja dan kami terlibat obrolan seru di jam istirahat. Memang beberapa hari terakhir ini saya malas ke kantor kalaupun ke kantor nunggu kepsek pergi dulu. Hahaha... anak buah cemapah ini saya.

Dan saya ini dikenal juga sebagai bu guru yang hobinya nyuruh anak-anak bawa macem-macem ke sekolah. Bawa balon, kaleng susu, ember, botol bekas sirup. Asalkan jangan bawa kegalauan aja ya kalau disekolah. Hahaha. Beruntungnya anak-anak nurut aja gitu. Atau jangan-jangan takut kena marah kalau gak bawa. Biarkan itu jadi rahasia hati mereka deh.

Sebenarnya bukan tanpa alasan kenapa saya sering mengajak mereka membawa peralatan sendiri dari rumah. Entah itu di pelajaran Ipa, PKN, IPS, Matematika pasti akan ada pemandangan meja anak berantakan dengan buku dan alat-alat yang dibawa. Dari apa yang sudah saya sering perintahkan ke anak secara tidak sadar ada manfaat positif untuk mereka, diantaranya :

  • Sebagai alat peraga

Rasanya pelajaran anak sekolah jaman sekarang itu berat. Sebagai guru juga saya sendiri merasa lelah dengan Standar Kompetensi yang ditetapkan di kurikulum. Bahkan saya sering mikir sebanyak ini nantinya mereka pakai  dikehidupan sehari-hari atau gak? Senjlimet ini nantinya mereka paham apa gak sih? Supaya paham salah satu manfaatnya adalah sebagai alat peraga yang akan membantu mereka dalam memahami konsep materi pelajaran.


  • Memberikan gambaran secara konkret

Anak usia SD itu kalau disuruh membayangkan sesuatu pasti akan kemana-mana arahnya. Nah supaya materi tidak ditelan mentah atau bablas aja di otak mereka, gunanya mereka membawa bermacam-macam peralatan itu tadi adalah untuk memberikan gambaran nyata materi yang diajarkan.
  • Merangsang kreatifitas anak 

Kalau alasan yang ini saya rasa memang benar. Saya pernah menjumpai anak yang waktu itu saya tugaskan membawa kaleng susu dan balon. Pikiran saya nantinya akan dikerjakan di sekolah dan langsung praktek tetapi ternyata anak tersebut membawa 3 kaleng susu yang semuanya sudah dipasang balon lengkap dengan tempelan selotip di sisinya sehingga menghasilkan suara yang berbeda. Setelah saya tanya ternyata dia membuat alat musik ketimplung sederhana dan dibuat sendiri, hebohnya lagi dia mengajak teman satu kelasnya bernyanyi dengan iringan ketimplung kaleng susu itu tadi. Diluar dugaan dan bayangan saya. Hahahaha...
  • Memberikan pengalaman belajar yang mudah diingat anak

Ada satu kalimat yang saya ingat sampai sekarang bahwa belajar dengan cara melakukan justru akan menetap lebih lama di memori anak daripada mereka hanya melihat, membaca, atau mendengar saja. Makanya diharapkan para guru bisa mengajarkan materi dengan dibantu alat peraga agar anak-anak selalu mengingat apa yang sudah mereka pelajari.
  • Melatih anak disiplin dan bertanggungjawab

Saya sengaja menyeting tempat duduk mereka secara berkelompok dan memberinya nama sesuai dengan kesepakatan kelompok. Ada leader dalam kelompok tersebut dan kalau disuruh membawa peralatan macam-macam mereka akan berdiskusi mengenai apa saja yang mereka bawa sesuai dengan pembagian tugas dari tiap kelompok. Nah dengan cara inilah mereka akan belajar disiplin dan bertanggungjawab dengan apa yang sudah dibebankan dari leader kelompoknya. Jika satu anggota kelompok tidak membawa maka akan berpengaruh ke nilai kekompakan dan kerjasama. Biasanya mereka akan berlomba-lomba menjadi kelompok yang paling tergiat dan kompak.


Jadi 5 Alasan Perlunya Alat Peraga Saat Mengajar tidak semata saya ingin merepotkan mereka dan orang tuanya untuk menyiapkan peralatan tempurnya. Beruntung jika saya mendapati orang tua yang peduli dengan pendidikan anak tapi saya juga beberapa kali mendapat teguran dari orang tua murid kalau terlalu merepotkan. Hehehe... padahal ini semua kan buat belajar lho....

"Sekali-kali jangan suruh bawa peralatan ini itu donk bu guru"

"Maunya Adhita bawa apa?"

"Bawa aneka cemilan dan dimakan sambil ngerjain tugas."

"Dikata ini cafe gitu nak?????"


7 komentar:

  1. Selain itu semua memang anak anak akan lebih tertarik dan semangat kalau belajar pakai alat peraga ya. Dan sbg guru jadi di tuntut untuk lebih kreatif. Aku sering liat mbakku bikin alat pergaa untuk murid muridnya sperti ini. Riweh yak, tp seru :D

    BalasHapus
  2. kalau ada alat peraga biasanya anak2 makin antusias belajar,penasaran gitu

    BalasHapus
  3. berarti harus disapkan dulu ya beberapa hari sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak lia memang harus disiapkan jauh2 hari gtu

      Hapus
  4. Dan saya paling jengkel kalau ada anak yang nggak bawa alat peraga dgn alasan sepele. Gemeske puol mbak.

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)