22 Maret 2016

Waspada Uang Palsu

Waspada Uang Palsu - Kemarin Pagi saya baca update bbm dari teman saya yang stay di Semarang. Kebetulan Prima yang biasa saya panggil berprofesi sebagai seorang pegawai bank. Dan cukup mengagetkan juga sih statusnya "pagi-pagi udah nombok duit nasabah :( ". Diikuti juga dengan display picture berupa selembar uang bergambar I Gusti Ngurah Rai itu. Lumayan duit segitu bisa dapet cabe merah keriting sekilo masih dapet kembalian marebu. 


Bukan saya kalau gak kepo dan langsung deh chit chat sama Prima. Kekepoan berawal dari pertanyaan keaslian uang di display tersebut. Dan dia jawab kalau uang itu adalah uang palsu yang didapat dari seorang nasabah di pasar. Karena penarikan setoran Prima lakukan dengan jemput bola mengharuskan dia bergegas dan sekedar dihitung saja tanpa melalui screening sinar UV. Itu loh yang ungu-ungu. 

Kekepoan saya lanjutkan dengan menanyakan perbedaan uang asli dan palsu. Memang sih iklan himbauan di TV menyatakan kalau kita neeima duit kudu di 3D. Dilihat.... Diraba.... Diterawang. Saya yakin pasti bacanya sambil nyanyi! Tapi gak serta merta dilihat gitu aja, diterawang  gitu aja dan diraba alus2 tai ayam aja. Kita wajib jeli untuk mengantisipasi kali aja ada uang palsu di dompet kita. Karena lagi marak-maraknya beredarnya uang palsu, wajib bagi kita untuk paham dan jeli terhadap lembaran-lembaran yang berbaris rapi di dompet. Sekalipun cuma Pattimura aja tapi sejuta akan kurang seribu kalau di gepokan duit itu ada uang palsunya. Gak mau khan???

Sedikit akan saya share perbedaan dari uang asli dan palsu yang didapat teman saya kemarin pagi. Secara sekilas memang persis tapi ada bagian-bagian yang membedakan antara asli dan palsu tentunya. CMIIW.

1. Kualitas warna 
lima puluh ribu
kualitas warna
Uang asli memiliki warna yang pekat dan rapet sedangkan uang palsu memiliki warna yang cenderung pudar alias mblobor kalau kata orang jawa. 

2. Hasil rabaan 

Kalau kita meraba antara uang asli dan palsu memang susah-susah gampang. Secara fisik memang sama dan halus tetapi uang palsu lebih halus terlebih di bagian angka nominal dan bagian kepala tokohnya. 

3. Hasil screening UV
lima puluh ribu
gambar air
 Sinar ini digunakan untuk melihat gambar air. Memang uang asli dan palsu sama-sama terdapat gambar air, tetapi kalau dilihat pakai sinar UV uang asli akan terlihat gambar penari Balinya. 

4. Pita 
lima puluh ribu
perbedaan pita
Ini lebih mencolok perbedaannya. Untuk uang asli warna pita cenderung gelap dan ada tulisannya sedangkan uang palsu lebih terang dan terlihat polos. 

5. Kualitas kertas
Disini kita melihat ketebalan kertas yang dipakai. Uang asli memiliki kertas yang lebih tebal dibandingkan uang palsu. Jadi kita wajib teliti disini. 

6. Tanda tangan gubernur bank.
Untuk tanda tangan cenderung berbeda tergantung dari siapa yang menjabat. Jadi bukan satu masalah banget jika menemui uang lima puluh ribuan dengan tanda tangan gubernur bank yang beda.

Secara kasat mata memang sama persis ada pita dan gambar airnya. Tetapi cara efektif untuk mengantisipasi uang kita asli atau palsu ya diraba dengan lebih teliti. Atau kita sediakan alat berupa sinar UV dirumah. Cocok banget buat para juragan gabah nih. Hahaha...
Jujur saya heran deh, secanggih apa coba alat para oknum dalam mencetak uang palsu. Tapi sebagus-bagusnya uang palsu mereka akan tetap ketahuan juga kok. Dan saya juga berharap untuk aparat keamanan bertindak secara tegas terhadap para oknum pengedar uang palsu. Kasihan kan kalau banyak masyarakat yang dirugikan. 

Yuk teliti dan hati-hati jangan sampai ada uang palsu di dompet kita. 

salam!!!
 

13 komentar:

  1. bentuk wajahnya beda ya di uang palsu

    BalasHapus
  2. ini uda sering banget kejadian.. bahkan ada yang bener-bener persis banget loh!

    BalasHapus
  3. ada juga yang mutilasi mbak. separo asli separo palsu. bingung deh saya.

    BalasHapus
  4. Semoga kita jangan sampai dapat uang palsu ..
    terima kasih telah diingatkan kembali

    BalasHapus
  5. Saya usahanya berkaitan dengan uang. Jangankan uang sekarang yg masih laku, uang lama pun banyak yang memalsukan karena motif ekonomi. Harus pintar-pintar dan jeli saat menerima uang kertas, terutama nominal besar.

    Salam kenal, Mbak. :)

    BalasHapus
  6. Wah, saya termasuk yg jarang merhatiin uang asli atau palsu nih. Mudah-mudahan ga pernah kejadian nerima uang palsu. Tfs mak.

    BalasHapus
  7. Tetanggaku, dia bandar arisan. Pas ngumpulin uang ternyata ada segepokan yg palsu tapi gak tau darimana. Akhirnya dia ganti semua nombokin

    BalasHapus
  8. Mbak Chela, cara jitu ku utk mastiin uang itu palsu apa gak dgn cara tak jilat (joroookk bgt ya hihihi). Kalau mblobor berarti palsu. Itu tak lakuin tiap kali ada yg beli tanaman di tempat bapak.

    BalasHapus
  9. maleees bangeet kalau dapet yang palsu yaaa

    BalasHapus
  10. wahhh, semakin menjadi aja pencetak uang palsu di indonesia, baru seminggu kemaren ada juga yang di grebek gara-gara punya mesin pencetak uang palsu

    BalasHapus
  11. dari pitanya kelihatan sekali ya CHe, tks sharingnya

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)