4 Mei 2016

Sosialisasi Cara Menggosok Gigi di Sekolah


by google

Urusan gosok gigi itu dulu saya terbilang anak yang malas. Makanya ganjaran yang saya dapatkan adalah saya harus mengalami sakit gigi dan sampai sekarang meninggalkan gigi bolong. Buat cabut gigi ke dokter pernah saya coba selama tiga kali, tapi dalam kondisi bengkak dan dokter menyarankan saya datang lagi kalau sudah tidak bengkak. Tapi sampai sekarang? Nyatanya saya parno ke dokter gigi padahal sebenarnya pengen banget.


Percaya kan kalau gigi itu aset, makanya saya gak pengen apa yang saya alami di masa kecil ini terjadi ke Intan. Pasca kejadian sakit gigi jaman SD itu saya mulai merubah kebiasaan untuk menyikat gigi sebelum tidur, dan Alhamdulillah masih rutin saya lakukan sampai saat ini. Bahkan memang anjuran menyikat gigi yang baik itu setelah sarapan dan sebelum tidur. Kebiasaan ini akan saya tanamkan ke Intan nantinya, dan ngajak papanya yang bisa dibilang malas gosok gigi sebelum tidur.

Begitu juga dengan anak-anak di sekolah, permen dan coklat adalah jajanan favorit mereka. Gak jarang saya menjumpai anak dengan gigi gupis. Nah, awal bulan lalu ada kunjungan dari petugas Puskesmas yang mana agendanya adalah mengajak anak-anak gosok gigi bersama. Setelah sebelumnya anak-anak diperiksa gigi satu persatu, gongnya adalah mereka praktek gosok gigi di depan kelas. Peralatannya mereka bawa sendiri dari rumah kecuali pasta gigi yang sudah disediakan oleh pihak Puskesmas. Sebelum praktek gosok gigi, mereka diajarin bagaimana menyikat gigi yang benar. 

Udah tau gimana caranya? Asal di gosok yang penting kesed? Bukan gitu…. Buat yang sering mendampingi anaknya nonton serial Upin Ipin pasti tahu, ada lagunya, hihihi…
 
by google

Depan : gosok ke atas kemudian kebawah
Pinggir : gosok dengan membentuk bulat ke atas dan kebawah
Dalam (atas dan bawah) : gosok dengan membentuk bulatan kearah luar. 

Dan saatnya mereka antri untuk di periksa gigi. Seperti biasa anak yang rajin gosok gigi akan terlihat percaya diri sedangkan anak yang giginya gupis tampak malu-malu. Berhubung sekolah kami belum dilengkapi sarana air yang memadai di tiap kelasnya (kran air di tiap kelas ini sebenarnya dianjurkan untuk disediakan), acara gosok gigi menggunakan air galon pak penjaga. Dan di taman depan kelas mereka berjajar dan melakukan gosok gigi bersama yang dipimpin oleh pak dokter puskesmas. Mereka kelihatan seneng dan menikmati banget kegiatannya. 

periksa gigi


Sayangnya kegiatan sosialisasi gosok gigi yang benar ini gak merata sampai ke kelas enam, hanya diberikan kepada siswa kelas satu. Padahal bagus banget untuk menginformasikan ke mereka, jadi acaranya berlangsung cukup singkat aja sih. Dan harapan saya jika nanti ada kegiatan serupa bisa mengajak kakak kelas juga. Atau dari dewan guru bisa mengadakan acara gosok gigi serentak biar mereka rajin gosok gigi. 

 Eh jangan lupa jaga juga kesehatan gigi kita. Caranya dengan rajin gosok gigi setiap habis sarapan dan menjelang tidur, periksakan secara rutin minimal enam bulan sekali, dan ganti sikat gigimu minimal 3 bulan sekali. Gak mau khan senyumnya gak cihuy karena giginya kotor? Yuk rajin gosok gigi! Dan jangan lupa gosok giginya dengan benar ya. Bulat..bulat…bulat!!!



4 komentar:

  1. iya kak bener kalo gigi itu aset. Dulu aku juga pernah ikut acara begini, tapi memang gak untuk semua kelas. Kenapa gak di gilir yaaa

    BalasHapus
  2. Sejak kecil anak-anak harus diajari hal-hal yang baik untuk kesehatannya.
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah Noofa rajin gosok gigi

    BalasHapus
  4. Dan saya termasuk ibu yg malas gosok gigi sebelum tidur. Seringnya tidir dulu tengah malam pas bangun baru gosok gigi. Wkwkwk

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)