1 Mei 2017

Perayaan Hari Kartini Tahun Ini Ditiadakan


Hola.. 
Awal Mei ini ada yang baru di blog saya. Ajakan tidak sengaja dari bu guru SMP ini sebenarnya saya pikir becandaan.  Berawal dari status curhatan seorang istri yang ditinggal lembur ngerjain ASET (pulang pagi terus...) 🙈🙈 dan berlanjut di chit chat, so kita sepakati bahwa hari Senin adalah saatnya #MondaySchool a la Diajeng Witri feat Bugurcil Chela. *keprokin donk*. Ciyeeee🙊🙊🙊🙊🙊



Tema kita kali ini adalah tentang perayaan hari Kartini di sekolah. Sudah berlalu sih tapi memang biasanya hari Kartini itu euforianya masih berasa sampai bulan April selesai. 


Baca punya Mbak Witri

PERINGATAN HARI KARTINI DI SMP ISLAM SUDIRMAN AMPEL





Seperti biasa dari tahun ke tahun akan ada hari dimana bukan cuma anak-anak tetapi para orang tua yang excited,  yang rela mengantar anaknya sejak subuh untuk antri dandan di salon. Ya, hari Kartini di sekolah saya semacam ajang pencarian miss universe kelas dasar.

Tapi sayangnya....
 
cuma bu guru aja yang berkebaya. itupun saya nggak masuk


Tahun ini ditiadakan :( huhuhu sedih banget saya sebenarnya. Jadi Kepsek bilang karena kelas y masih masa ujian . Kalaupun diadakan sih ya nggak mengganggu sebenarnya karena ujian selesai hari Kamis. Tapi jika kepsek tidak merestui, saya bisa apa. Dan sudah pasti anak-anak sangat kecewa begitupun para orang tua. 


Kalau menelisik perayaan Hari Kartini tahun kemarin memang biasanya selain diadakan upacara yang petugasnya adalah ibu guru, dilanjutkan dengan para guru akan memimpin rangkaian acara seperti lomba menyanyi, kartini kartono, bahkan pemilihan penampilan terbaik. Sebagai bonus diakhir acara biasanya diadakan lomba joged. Yah kebayang anak laki-laki dan perempuan berbaur di lapangan meliukkan badan mengikuti irama musik. Nggak nyambung ya lomba jogednya, ini dari permintaan anak-anak sendiri sih. Sesekali menyenangkan hati anak. Hahaha


Jadi, di hari Kartini biasanya KBM ditiadakan dan diganti dengan perayaan itu tadi. Kebayang bagaimana ramainya sampai para orang tua rela menunggu di pinggir lapangan sampai selesai. Karena bagi mereka hal seperti ini adalah hiburan gratis  hahaha.


Tahun ini biarpun sepi karena ditiadakan, setidaknya saya bersama anak-anak tetap merayakan sendiri di kelas. Sekedar bercerita tentang sosok Kartini dan memberikan  motivasi agar anak-anak terlebih anak perempuan bisa meneladani sikap Kartini. 


Kesimpulannya untuk tahun ini adalah Hari Kartini saya tidak ada foto bersama dengan anak-anak. Sekolah sepi, KBM berjalan seperti biasa, dan salon serta penyewaan baju adat di desa sekitar sekolah saya juga sepi. Huhuhu.


1 komentar:

  1. Subuh antri di salon itu aku ngerasain pas nungguin adek aku.... Heheheh...

    Tapi moment kartinian ini mmg selalu ditunggu murid2, pada seneng gt bisa dandan cantikkk

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)