Edited by Chela. Diberdayakan oleh Blogger.

Pembelajaran Tematik : Menyelesaikan Permasalahan Yang Berhubungan dengan Uang

Soal duit ๐Ÿ’ธ๐Ÿ’ธ๐Ÿ’ธ siapa sih yang nggak hijau matanya? Hahaha. Apalagi akuh, mata ijo garis keras. Tapi kalau cuma tulisan mah nggak asyique banget. Trus kalau udah tertulis di silabus, gue bisa apa?


Sekalinya sekolahku ada dua kurikulum, bukan berarti kelas yang pakai KTSP harus diam anteng denger ceramah. Kelasku, terbilang kelas yang riuh setiap pelajaran. Entah, antara aku nggak bisa menguasai kelas atau kurang suka siswa yang anteng (kecuali ujian) tuh beda tipis. 

Aku lebih suka suasana kelas yang hidup, sepanjang topik bahasan masih sinkron sama pelajaran. Tapi kalau udah melenceng, no no no.... Diam dan kita kembali ke pelajaran. 

Pagi tadi, aku sama anak-anak memang lagi sibuk. Sok sibuk buat jadi penjual dan pembeli. Kalau aku sibuk dari kemarin sih, nyiapin fotocopyan duit buat jadi alat mereka berperang. Ngetik lembar kerja dan lembar pertanyaan. Ngeprin trus di bendel sejumlah murid. Oh indahnya kalau aku lagi sibuk. 

siapa mau duit?


Pembelajaran tema ini memang berhubungan dengan Mapel Bahasa Indonesia dan matematika. Jadi, aku merangkum sebuah pembelajaran dimana anak belajar untuk melakukan sesuatu sesuai dengan petunjuk yang tertulis. Selain itu anak-anak juga belajar menuliskan nominal uang dan operasi bilangan. 


Jadi, kalian kalau mau ngikutin cara ini harus siapkan dulu : 

➡️ Uang mainan atau uang yang difotocopy. 

➡️ Lembar kerja siswa yang berisi petunjuk kegiatan 

➡️ Contoh barang-barang yang akan digunakan anak-anak untuk transaksi jual beli. (Perintahkan anak untuk mencari dan mempersiapkan sendiri)


Langkah kerja : 
✏️ Bagi kelas menjadi dua kelompok yaitu kelompok penjual dan kelompok pembeli

✏️ Instruksikan mengenai peran kelompok masing-masing seperti mempersiapkan barang-barang yang tertera dalam list belanja. 

✏️ Beri kesempatan kelompok pembeli untuk memilih penjual. Jadi mereka akan berpasangan atau jika anak memiliki keinginan untuk gabung di lebih dari satu penjual, biarkan saja.

✏️ Bagikan uang mainan kepada kelompok penjual dan pembeli. 

✏️ Instruksikan bahwa langkah kegiatan yang mereka lakukan sudah tertera dalam lembar kerja.  

✏️ Pastikan kamera on buat mengabadikan keseruan mereka. Hahahaha. 
Lembar yang berisi instruksi dan pertanyaan. Nggak lupa ada kotak kesan-kesan


Catatan barang dan harga yang dibeli/dijual


Contoh daftar barang dan harga penjual (anak-anak boleh menambahkan sendiri)

Hasil pembelajaran : 
Kali ini aku lebih concern di penilaian individu dan ketrampilan. Ada beberapa hal yang aku lihat ya, seperti : 

๐ŸŒผ Kemampuan membaca dan memahami instruksi tertulis. 

๐ŸŒผ Komunikasi dengan teman sebaya

๐ŸŒผProblem solving. Terlihat dari bagaimana anak menyelesaikan permasalahan uang yang tidak ada kembaliannya. 

๐ŸŒผ Penilaian individu lebih ke keaktifan siswa.

๐ŸŒผ Ketrampilan berhitung matematika. 


Kesimpulannya : 

Sepanjang pembelajaran suasana kelas layaknya pasar. Sangat ramai, ketawa sana sini. Saling beradu argumen, bahkan beberapa anak memang terlihat mau untuk membantu temannya. 

Aku? disitu memang aku benar-benar merasa sebagai fasilitator mereka. Sesekali sih aku ikutan ngrecokin jadi pembeli. Diakhir pembelajaran aku koreksi mengenai hal-hal penting yang jadi gongnya pembelajaran ini. Selain tentang penulisan uang, aku concern dalam operasi hitung mereka. Masih banyak sih yang belum mahir dalam berhitung. 

Kali aja ada yang nanya, kok bisa sih direkam? oh iya.. kebetulan memang aku selalu bawa hp di kelas meskipun gak sering-sering buat nengok hp pas pelajaran. Udah diniatkan sih kalau pembelajaran pagi ini mau aku rekam dan dibikin time lapse gitu. jadi ya maaf kalau ngeksis terus. hahaha. 

Next, aku share lagi deh pembelajaran yang ada di kelasku.  Keseruan mereka aku upload di chanell youtube aku, jangan lupa subscribe ya ๐Ÿ˜‚

14 komentar

  1. Ini keren banget. Tak bayangin kalau aku nerapin kayak gini, bisa ngerekam kegiatan pembelajaran, pasti keren juga ya. Sip sip.

    Sering2 nulis kayak gini dong, Mbak. Keren banget nih.

    BalasHapus
  2. serrru ih bu gurunya
    aku pengen nanya2 banyak ini chei tentang sekolahan

    BalasHapus
  3. Kreatif banget mbak, akupun kalo ngajar lebih suka memberikan contoh atau mengajarkan hal" yg terjadi dlm kehidupan sehari-hari agar siswa cepet paham.

    BalasHapus
  4. Kreatif mba. seneng banget itu anak2nya

    BalasHapus
  5. Pembelajaran tematik itu emang menuntut guru lebih kreatif ya, mb. Kebetulan anakku yang kecil ( kelas 1 ) sekarang juga pakai metode tematik. Yang kulihat siy, dia happy banget kalau mau ke sekolah

    BalasHapus
  6. Kreatif banget ini mbak konsep belajarnya. Anak-anak pasti pada senang :)

    BalasHapus
  7. Wah kok seru. Seandainya dulu waktu masih sekolah diajak beginian ya hehe

    BalasHapus
  8. Bu Guruuu, aku ikutaaan donk jual2annya, aku bagian pembeli aja deeh,
    Makin kreatif aja niy Bu Guru kecil yang udah ga kecil lagi laah, sukses yaaa!
    Hayuu, ke Cibaduyut lagih kopdar hahah..

    BalasHapus
  9. Bu guru kreatif banget. Pas nih mba anakku juga lagi ikutin pelajaran matematika terkait uang. Aku akhirnya ngajar pakai uang monopoli yang satuan angkanya sama :)

    BalasHapus
  10. Bu guru keren dan kreatif. Bisa kutiru nih kalau anak2 dah agak bedsaran dikit utk mengenal konsep uang, belajar problem solving jg, sekaligus belajar matematika :D

    BalasHapus
  11. Waaah Bu Guru ternyata. Asyiik aku bakal sering2 main ah ke sini.

    BalasHapus
  12. Seru... Jadi guru Emang kudu kreatif ya, bagaimana menghidupkan suasana belajar tapi bukan berisik ga beraturan..tapi bikin anak aktif dan semangat belajar..

    BalasHapus
  13. Wah, idenya unik, cocok buat pembelajaran adekku nih mbak... ^^

    BalasHapus
  14. wah anak saya kebetulan suka main belanja-belanjaan pake uang kertas kopian. Terlihat nalar menghitungnya lebih baik ya. Dia kayak udah bisa menghitung belanjaan dan akan belanja apa.

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)