Edited by Chela. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengalaman Pertama Mengikuti Karang Pamitran

Pernah nggak sih kita berkutat dengan pemikiran dan kegelisahan kita sendiri ketika menemui satu hal baru?
"Aduh... Nanti gimana ya disana?"

"Hemm.. kira-kira aku bisa enggak ya?"

"Duh.. kok aku? Yang lain aja donk??"

Atau kalau nggak... 

"Yuk... Kamu sama aku aja jadi nanti tugasnya berdua."

***




Jika kalian sering merasa seperti itu ya tos dulu deh!! Haha.. 

Akupun begitu, entahlah ketika menghadapi situasi baru aku selalu khawatir terlwbih dahulu. Padahal itu nggak baik loh, dan dimomen seperti itu kita justru sengaja membelenggu diri sendiri. Padahal, segala ketakutan yang dipikirkan juga belum tentu terjadi, toh! 

Aku mau bahas tentang yang pertama nih. Kebetulan tema ini dipilih oleh Mbak Marita dan Mbak Dini. Ceritanya pengalam pertama ini berhububgan sama kerjaanku.


Bulan Agustus kemarin aku kebagian untuk ikut kegiatan Karang Pamitran yang bisa dibilang pemberitahuannya sangat mendadak. Ya, miss komunikasi sering terjadi sih sama atasan yang dulu, sekarang udah ganti jadi ya aman. 

Karang Pamitran, embuhlah itu pokoknya aku harus datang dengan seragam pramuka lengkap. Dih... Aku aja bisa dibilang kurang suka kegiatan pramuka. Hahaha... Ini gara-gara trauma gojlogan dengan motif balas dendam jaman SMP itu. 

Padahal ketika menjadi guru, selain mengajar juga ada tugas lain sebagai pembina pramuka. Jadi, ada ketakutan aku tidak bisa mengikuti kegiatan Karang Pamitran dengan lancar. Jangankan morse, semaphore aja aku nggak bisa. Haha... 

Segala kecemasan aku pikirkan sepanjang perjalanan menuju lokasi. Aku sendiri sama sekali nggak ada bayangan mengenai agenda kegiatan. Ibaratnya sih aku nggabrul wae. Dan pasrah... 

Biasanya kan gitu ya, akan paham dan tahu kalau kita menghadapi dan menjalaninya. Ndilalah apa yang aku fikirkan selama ketiban tugas dadakan yang bikin aku badmood, ternyata cukup menyenangkan. 

Dari kegiatan Karang Pamitran itu aku mendapatkan ...

đź’—Pembekalan materi kegiatan kepramukaan terutama di tingkat SD

đź’— Pentingnya melaksanakan kegiata n kepramukaan karena didalam nyamemuat pendidikan karakter

đź’— Pembekalan materi tentang Pramuka Garuda

đź’— Pada dasarnya kegiatan pramuka itu asyik selama seorang pembina bisa berkreasi dalam kegiatan-kegiatan pramuka. 

đź’—Mengajak para orang tua untuk ikut serta dalam kegiatan kepramukaan seperti yang digambarkan dalam pelantikan pramuka garuda

đź’—Menekankan materi dasar kepramukaan seperti macam-macam simpul, sandi-sandi, dan materi lainnya termasuk pengetahuan umum.


** 
Pokoknya, selama belum mengikuti kegiatan Karang Pamitran ini aku tidak pernah tahu lagu stasiun kebersihan. Sempet dinyanyikan oleh peserta dan ternyata seru juga. Hahaha... 


Jadi kesimpulannya adalah pengalaman pertama mengikuti kegiatan karang pamitran tuh asyik banget!! Hahaha... 


Tapi kalau disuruh ikut lagi.... Ntar dulu deh!!

3 komentar

  1. Waaaah... aku juga trauma sama gojlogan... dan itu bikin aku juga kurang simpatik namanya pramuka. Hahahaa.. untung aja ga didaulat pak bos jd pembina pramuka. Jadinya aaammmaaaaannnn :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kan..gojlogan efeknya ga sembarangan ya di sisi psikologis kita.huhuhu

      Hapus

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)