Edited by Chela. Powered by Blogger.

7 Cara Buguru Supaya Betah #DiRumahAja

7 Cara Buguru Supaya Betah #DiRumahAja~
Respon pertama dari saya setelah adanya kebijakan #WorkFromHome adalah "ih.... Gak enak banget!". Ya, saya tipikal orang yang sangat tidak betah kalau hanya di rumah saja. Entahlah, memang dari dulu atau akibat dari terlalu dikekang orang tua, rumah menjadi satu hal yang membosankan bagi saya.


Berbeda dengan papa yang memang anak rumahan setelah menikah. Dia jauh lebih menikmati waktu di rumah saja ketimbang saya. Tidak mudah memang berdamai dengan keadaan. Marah se marah-marahnya dan bawaannya pengen dolan aja gitu. Sekedar belanja atau piket ke sekolah sudah angin segar banget.

Meski monoton, rutinitas tiap hari mampu saya lalui dengan penuh perjuangan. Kalaupun emosi ya saya akan mengurung diri di kamar atau main ke tetangga belakang. Hahaha... Tetapi beberapa hal memang saya lakukan selama #DiRumahAja.

Tujuannya cuma satu... Mengusir kebosanan. Secara yang di lihat atap rumah, kamar, dapur, kamar mandi, yaa gitu-gitu lah...

1. Nonton Film
Sebenarnya bukan pecinta drakor banget sampai yang hafal nama juga wajahnya. Yang dihafal ya Lee Min Ho, Gong Yoo, Hyun Bin. Udah, kalau lainnya mah seringnya nggak tahu. Wkwkwk. Enaknya sekarang jadi banyak waktu buat nonton film tanpa keganggu urusan lain. Urusan domestik, sekolah selesai saatnya leyeh-leyeh manja sambil streaming The World Of The Marriage. Lumayan tuh bosennya hilang. Haha.


2. Ngeblog ben ora nggandjel
Termasuk tantangan bagi diri sendiri untuk konsisten. Challenge ngeblog dari Blogger Perempuan saya ambil untuk membiasakan diri lebih produktif. Otak ga berhenti mikir dan supaya nggak cuma rebahan aja. Selain itu uneg-unegnya biar keluar juga. Jadi nggak ada ganjalan dalam hati.


3. Eksperimen menu masakan baru
Sisi positif di rumah saja adalah mau tidak mau saya lebih akrab dengan dapur. Pergi ke tukang sayur atau bahkan pasar, eksekusi menu terutama menu rikues bocil. Jadi banyak eksplorasi menu dan tahu naik turunnya harga sembako. Pusing kalau harga bawang merah mahal banget!.


4. Berkebun
Nah, ini juga nggak buguru banget. Saya selalu failed soal berkebun, entah karena nggak sepenuh hati atau memang tangan terlalu panas. Tapi semenjak tahu dampak dari covid-19 ini adalah harga sembako dan sayur mayur naik, saya menyiasati dengan menanam sendiri.

Lumayan banget loh kalau berhasil. Jauh lebih irit karena kita bisa petik di kebun atau pekarangan sendiri. Tanam sereh, kunir, jahe, dong telo, singkong, cabai. Syukur-syukur pulang main dari mertua dibawain aneka macam buah.. makin irit pastinya. 😂

5. Kruntelan dengan papa dan Intan
Kapan lagi bisa menikmati waktu kayak gini tanpa ada jadwal ngajar. Xixixixi. Papa jadi laki-laki yang direbutin mama dan Intan, jadi kami banyak waktu untuk sekedar becanda bareng atau mereka menjadi tim penilai dari masakan saya. Xixixi. Seneng aja gitu meski kadang ada berantemnya.

6. Beberes Rumah 
Sebenarnya ini rutinitas harian, tapi tidak ada salahnya kalau kita sedikit merombak tatanan atau dekorasi rumah. Mindahin meja kursi, rak buku atau nambahin pernak-pernik yang bisa kita buat sendiri. 

7. Jualan Online
Meski "alam" sedang sepi, nggak ada salahnya menjaring rejeki lewat jualan online. Labanya sangat lumayan untuk jajan Intan. Xixixi.

Buat yang ingin mencoba untuk jualan online, bisa mencoba dengan sistem reseller apalagi menjelang hari raya ini. Berjualan makanan untuk sajian lebaran nggak ada salahnya. Intinya, coba saja dulu dan jangan malu. 

Itulah 7 kegiatan yang membuat saya jadi lumayan betah untuk #DiRumahAja. Berharapnya pandemi ini segera berakhir. Karena saya sudah sangat merindukan sekolah. Huhuhuhuhu. 

No comments

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)