Edited by Chela. Powered by Blogger.

Flash Fiction : Lintang, Aku Rindu

Lintang... 

Sebuah nama yang nampak di layar handphone Bulan malam itu. Nama yang sudah sekian tahun terpendam. Baik di ingatan maupun dihatinya. Nama yang sekalipun tidak pernah dia sebut setelah siang itu dia ditinggalkan begitu saja. 

Berpisah dengan kata-kata "maaf yank, di masa depan aku nggak ada gambaran dirimu sama sekali". Iya, bagi Bulan sosok paling jahat adalah Lintang. Sosok yang membuatnya hancur, karena dia meninggalkan begitu saja disaat Bulan lagi sayang-sayangnya. 


Sepersekian detik di kehidupan Bulan, tak pernah sekalipun memikirkan Lintang. Meski beberapa teman mengatakan pernah bertemu Lintang. Meski sebenarnya rindu itu ada untuk Lintang, tapi kecewa dan benci mengalahkan itu semua. 


Hingga pada akhirnya, waktu menyembuhkan semua luka. Waktu yang mengendapkan semua kenangan itu, waktu jualah yang membuat Lintang dan Bulan menemukan jalan hidup masing-masing. Dan, waktu jugalah yang menemukan mereka kembali. 


Semua serba penuh kejutan, meski ada bumbu-bumbu dimana Bulan harus kembali mengingat semua hal yang menyakitkan saat itu. Andai bertemu dengan Lintang, pasti dia akan menangis sejadi-jadinya. Sakit dan kecewa itu, rasanya sulit untuk dilupakan. 


Meski... Masih ada celah untuk saling menyayangi. 


Tapi takdir tidak mengamini... Hinga sepersekian detik perjalanan hidup hanya akan mengenang masing-masing nama. 

Bahwa Lintang dan Bulan pernah saling mencinta, saling mengucap janji meski orang lain yang menepati. 


Lintang, Bulan kangen.. Bulan rindu!! Rindu aroma tubuhmi, candamu, saat kamu merajuk. Dosakah perasaan ini? 


Entahlah....  

No comments

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)