Edited by Chela. Powered by Blogger.

Mudah dan Cepat Pelayanan SKCK di Polres Grobogan

Mudah dan Cepat Pelayanan SKCK di Polres Grobogan“Dalam rangka apa mengajukan pembuatan SKCK, bu?”. “Mmmm… anu, untuk persyaratan lapor diri sebagai mahasiswa PPG dalam jabatan tahun 2021”. “Baik, ambil formulirnya yang ini dan sebelahnya. Silakan dilengkapi dulu ya,bu.”

 

Percakapan itu yang terjadi ketika saya memasuki ruangan pembuatan SKCK di Polres Grobogan akhir Maret lalu. Tepatnya dua minggu pasca melahirkan Tiara dan sendirian pula. Untungnya ketika mengajukan pembuatan SKCK, ada dedek-dedek gumush calon pendaftar anggota kepolisian dan tentara. Hahaha. Mayan lah, nggak bengong-bengong amat nunggunya.

 

Sebagai salah satu persyaratan lapor diri sebagai calon mahasiswa PPG Dalam Jabatan di Universitas Khairun Ternate, saya harus menyertakan SKCK. Dulu, sekitar tahun 2012 sudah pernah mengajukan SKCK dan ternyata tidak terpakai untuk mendaftar CPNS. Pun masa berlaku SKCK hanya 6 bulan dan harus melakukan pembaharuan. Untungnya rekam sidik jari sudah pernah saya lakukan, jadi bisa dikatakan lebih cepat prosesnya.

 

Nah, untuk pengajuan SKCK ada baiknya kalian persiapkan dulu semua persyaratannya. Seperti fotocopy KTP, KK, Akta kelahiran, dan foto ukuran 4x6 dengan background merah sebanyak 2 lembar. Tidak perlu dimasukkan dalam map, ya. Karena data itu nanti akan diminta mbak yang selalu menghadap layar computer untuk diinput ke dalam system. Isi juga formulir yang ada secara lengkap, dan isian formulir lumayan banyak sih. Pegel nulis!! Hahaha.

 


Setelah itu, untuk pengajuan SKCK baru, tahap selanjutnya adalah antre untuk melakukan rekam sidik jari, tanda tangan dan foto. Tenang, untuk proses ini tidak berada di ruangan berbeda seperti dulu. Ada di sebelah selatan dan tidak jauh dari meja pengumpulan formulir. Setelah melakukan rekam sidik jari nantinya aka nada nomor seri sidik jarinya. Kalau ini jelas ya sidik jari bisa dilacak dan nggak bisa dipalsukan. Xixixi. Tiati loh, jangan nakal.

loket untuk rekam sidik jari dan foto


 

Sudah gitu saja? Eits… belum selesai ya, bund. Tahapan selanjutnya silakan menuju ke loket BRI di bangunan sebelah timur. Dulunya ruangan ini untuk pembuatan SIM, tetapi sekarang entah untuk ruangan apa. Yang pasti loket BRI nya berada persis di sebelah pintu masuk. Biaya untuk pembuatan SKCK ini sebesar Rp 30.000,00. Mau dilebihin 20 ribu juga boleh, tapi buat saya jajan bakso.

 

loket pembayaran Bank BRI

Nah, setelah melakukan pembayaran segera konfirmasi ke mbaknya lagi. Nantinya akan diberitahu jam berapa pengambilan SKCK nya. Saat itu, saya datang ke Polres sekitar jam 9 pagi dan SKCK diminta untuk diambil jam 11 siang. Lumayan cepet kan? Padahal saat itu banyak juga yang datang untuk mengajukan pembuatan SKCK.

 

Protokol Kesehatannya bagaimana?

Tenang bund, mengenai protocol kesehatan di lingkungan Polres Grobogan bisa dikatakan bagus. Dalam melayani masyarakat, petugas tampak selalu menggunakan masker dan disediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Kursi-kursi antrean juga diberikan label untuk saling menjaga jarak. Insyaallah aman, kok.

 

Oiya hampir saja lupa. Untuk jam pelayanan pembuatan SKCK dilayani mulai jam 8.00 sampai 14.00 wib. Jangan lupa untuk membawa bukti identitas selain KTP, karena untuk memasuki area Polres Grobogan kita akan diminta kartu identitas dan ditukar dengan id card sesuai dengan pelayanan yang kita tuju. Saran saja sih ya, untuk membantu proses pelayanan dan efisiensi waktu hendaknya pihak Polres Grobogan melayani pengajuan secara online. Selain efisiensi waktu juga lebih hemat tenaga.

Semoga tulisan ini bermanfaat, ya!


No comments

Silahkan tinggalkan jejak di blog guru kecil ya. Mohon untuk tidak memberikan LINK HIDUP dalam kolom komentar. Jika memang ada,komen akan di hapus. Terimakasih;)