Edited by Chela. Powered by Blogger.

Orang Tua

Berbicara mengenai orangtua, mereka adalah sosok yang menurut saya superhero. Kenapa saya beranggapan seperti itu? Karena begini, kita mulai dari sosok Ibu. Ibu yang rela 9 bulan 10 hari menahan sakit demi janin yang dikandungnya. Dan pada saatnya kita lahir kedunia. Masih ingat kan bagaimana ibu bercerita saat detik-detik kita dilahirkan. Nyawa ibu taruhkan demi kita yang akan menghirup indahnya udara dunia. Tentu ayah saat itu berada disamping ibu. Ibu juga yang rela begadang kalau kita terbangun di tengah malam. Menyusui, mengganti popok, dan nina boboin. Besar banget ya perjuangan ibu. Masih banyak lagi pengorbanan seorang ibu yang gak bias disebutin semua.

Ayah, dialah tulang punggung keluarga. Dia yang mencari nafkah demi istri dan anak. Keringat yang menjadi teman. Teriknya panas matahari dan gerimispun diterjang manakala sedang mencari nafkah. Bersama dengan ibu , ayah juga membesarkan anak dengan penuh kasih saying dan cinta. Kalau ada yang bertanya, “Sebenarnya ayah bekerja itu untuk siapa sih?” Apa jawaban yang ada di benak teman-teman? Kalau menurut saya, ayah bekerja juga untuk anak, Membiayai sekolah dari TK sampai kuliah, uang jajan, dan masih banyak lagi. Itulah sosok ayah.

Nah, sejauh mana sih rasa sayang kita kepada orangtua? Saya tidak bermaksud apa-apa, sekedar mengajak teman-teman untuk merefleksi diri, apa sejauh ini kita sudah begitu menyayangi orang tua kita. Contoh kecil: berapa kali kalian sms ayah atau ibu hanya sekedar mengirimkan kalimat “selamat pagi ayah”? dan bandingkan ketika inbox kita penuh dengan sms dari pujaan hati mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi. Sekecil apapun perhatian kita terhadap orang tua mereka akan tetep merasa senang. Kasih sayang anak kepada orang tua menurut saya kalau dilambangkan dengan barang tentu tidak akan sebanding dengan yang orang tua kita berikan sejak kita masih dalam rahim ibu. Tidak perlu berlebihan kita memberikan bunga setiap pagi kepada ibu atau ayah. Cukup dengan prestasi yang bagus di kelas, mau mendengarkan nasehat orang tua, dan sekali-kali peluklah mereka dan katakan “Terima kasih ya ibu/ayah udah membesarkanku sampai saat ini”.

Mari, sayangi orang tua kita. Cintai dengan sepenuh hati dan jangan jadi anak nakal ya….. Tanpa orang tua kita juga gak bakal ada di dunia ini kan?? He…he…he…

Lagu Anak Indonesia

“Aku adalah anak gembala Selalu riang serta gembira

Karena aku senang bekerja tak pernah malas ataupun lengah

Tralala…lalalalala…tralala….lalalalalala..tralala..lalalalala

Setiap hari kubawa ternak kepadang rumput dikaki bukit

Rumputnya hijau subur dan banyak ternakku makan tak pernah sedikit

Tralala…lalalalala…tralala….lalalalalala..tralala..lalalalala”

Sepertinya syair lagu diatas tidak asing lagi di telinga kita. Yups benar sekali, itu adalah lagunya si imut Tasya. Lagu itu booming waktu saya kelas 6 SD. Hitung coba berapa tahun sudah lagu itu tenar, namun sampai sekarang masih enyak untuk didengarkan. Yeah, jaman saya SD di televisi banyak sekali hiburan anak-anak. Seperti acaranya Agnes Monica sama Indra bekti di RCTI, saya masih ingat acara itu tayang pukul 14.00 dengan sapaan khas Tralala-Trilili. Selain itu acara yabg dibawakan oleh si centil Meisy. Masih ada lagi penyanyi Joshua dengan lagunya diobok-obok, Tinatoon dengan lagunya bolo-bolo, Saskia dan Geofani dengan lagunya Ayo Menabung. Ada lagi si Chiquita Meidy, Bondan, Eno Lerian pokoknya buanyak deh..

Pada jaman tahun 1998an gak kehitung berapa penyanyi cilik yang terkenal dengan lagu-lagunya. Bisa saya katakana bahwa pada jaman itu sedang tenar-tenarnya penyanyi cilik. Sampai-sampai dulu kalau guru saya menyuruh menyanyikan lagu selain lagu wajib saya sering menyanyikan lagunya meisy yang syairnya itu “Jumpa lagi…dengan meisy disini…..” tentunya dengan gaya centil ala Meisy. Haa..ha…ha..

Fenomena tersebut sangat kontras dengan apa yang terjadi sekarang ini. Memang banyak sekali lagu yang diciptakan oleh anak negeri, tetapi bukan lagu anak-anak melainkan lagu anak Band. Coba deh, keponakan saya malah Lancar menyanyikan lagunya Band Viera ketimbang menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Ckckckckck…. Sangat disayangkan memang, kenapa “kejayaan” lagu anak-anak sekarang sangat langka. Anak-anak sekarang jauh lebih suka menjadi artis sinetron kali ya..he..he…

So, bagaimana dengan tanggapan kita terhadap lagu anak? Masihkah kita mengingat lagu anak saat kita masih kecil dulu? Yuk kita lestarikan lagu anak, sadar atau tidak lagu anak yang selama ini sudah diciptakan mengandung pesan/nasihat yang dikemas dengan baik oleh si penciptanya. Jadi, bisa juga dengan lagu kita memberi nasihat kepada anak. Berbicara dengan lagu jusru lebih asik loh, Cobain deh ^^.

Kangen Blog

Halo teman-teman blogger, sepertinya sudah lama juga ini blog "sedikit" saya lupakan. Entah karena alasan apa sehingga saya merasa rindu dengan postingan-postingan jelek saya. Tapi watevah lah, yang terpenting saya kembali lagi dengan si imut guru kecil ini. Dan pantasnya saya ini dijuluki sebagai blogger malas. Sangat disayangkan banget sih ketika ada ide sedikit nyentrik di otak saya, tetapi hilang begitu saja tanpa bekas. Kehilangan ide dan kata-kata. ha....ha....ha...

Kesibukan dunia baru membuat energi saya sedikit terkuras lebih. Tapi tanggung jawab baru itu membuat saya mengerti betapa susahnya mencari uang. Okeh,,, bisa dikata "kalau boleh memilih, saya akan memilih tetap menjadi anak sekolah.." tetapi kapan mandirinya?????

Mumpung sebentar lagi murid-murid saya erima rapor...saatnya juga saya kembali di dunia blogger :)

UJIAN NASIONAL SD


Ujian Nasional untuk SD dimulai hari ini tanggal 10 -12 Mei 2011. Seluruh siswa kelas 6 sekolah dasar se indonesia pasti merasakan dag..dig..dug nya masa-masa ujian nasional ini. Sayapun sebagai seorang guru wiyata bakti turut merasakan kegelisahan dan gugup, saya berfikir bagaimana anak-anakku yang sedang berjuang menghadapi UN ini.

Ini adalah pertama kalinya saya ikut menyiapkan ujian nasional di tempat saya bekerja. Saya jadi ingat dimana dulu waktu SD saya sangat gugup menghadapi ujian nasional. Berjuang dihari penentuan selama 6 tahun di SD. Dulu namanya bukan UN tapi EBTANAS. meliputi lima mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan Matematika.

Kalau melihat anak-anak jaman sekarang saya dapat berkomentar "kurang prihatin". Rasa-rasanya mereka tenang banget menghadapi ujian nasional. Greget untuk mau belajar giat rasanya tidak ada. Mereka lebih terlihat santai, lebih banyak bermain ketimbang membaca buku. Berbeda sekali ketika jaman saya dulu. Jam 4 pagi saya sudah dibangunkan untuk belajar sampai jam 6. kemudian sebelum masuk kelas pun saya masih sibuk membaca latihan soal. *ini saking sregenya atau memang saya oon??? he...he...he..

Tapi biarlah, mereka mempunyai cara sendiri dalam belajar. Yang penting adalah kita memberikan support yang positif bagi mereka agar tidak grogi dalam mengerjakan UN. Selamat berjuang anak-anakku...Semoga kalian semua Lulus. Dan untuk anak-anak Indonesia... SELAMAT BERJUANG YA!!!!!!!!!!!!!!!!


The Royal Wedding

Masih sangat segar diingatan kita kalau melihat kedua foto FENOMENAL itu. Ya... Prince William and Kate yang kemarin pada tanggal 29 April 2011 melangsungkan pernikahan. Ditayangkan live di 3 stasiun televisi membuat mata saya tak mau sedikitpun melewatkan detik demi detik pernikahan yang saya bisa katakan fenomenal di abad ini.

Pernikahan kedua insan manusia yang saling mencinta ini sudah dinantikan oleh seluruh masyarakat Inggris bahkan masyarakat di dunia. Dengan mengenakan gaun putih gading Kate terlihat sangat anggun dengan rias wajah yang sangat simple (menurut saya) dan pangeran William dengan seragam merah terlihat sangat tampan. Ini membuat saya berandai-andai "pengen juga nanti dapet pangeran tampan kayak William" he..he.. Yang membuat saya terkagum-kagum adalah keromantisan dari pasangan tersebut. Maklum, kisah cinta sudah diukir selama 10 tahun and finally mereka resmi menjadi pasangan suami istri.

Saya melihat The Royal Wedding untuk keluarga kerajaan Inggris adalah salah satu tradisi yang sangat unik. Dari sudut pandang saya, disitulah keluarga kerajaan menunjukkan keterbukaannya terhadap masyarakat Inggris, dan jika melihat antusiasme masyarakat sangatlah besar. Dampak lain yang timbul adalah dengan meningkatnya keekonomian masyarakat dengan menjual pernak-pernik about William and Kate. Selain itu saya melihat seluruh masyarakat Inggris tumpah ruah untuk menyaksikan dan turut merasakan kebahagiaan kedua mempelai. Yang patut ditiru adalah dari ribuan bahkan jutaan orang yang tumpah ruah di jalan mereka semua bisa menjaga kerukunan dan ketertiban. Nggak ada kerusuhan dan kalau bahasa jawanya "uyuk-uyukkan".

Komentar saya The Royal Wedding sangat memukau apalagi Pangeran William dan Kate..Pasangan sangat romantis...Jadi iri saya :D. Selamat berbahagia ya.... happy Wedding Prince William and Kate.